Paser (madrasah) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser gelar simulasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada hari sabtu (20/11) dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan ini mulai dilaksanakan sebagai persiapan untuk pelaksanaan PTM yang sesungguhnya setelah hampir 2 tahun peserta didik hanya belajar dari rumah.
Kepala MTs Negeri 1 Paser, Bapak Ridayatullah, S. Pd., mengungkapkan simulasi ini berlangsung saat adanya keputusan bersama dari Kabupaten dan Kementerian Agama Kabupaten Paser tentang mulainya pelaksanaan PTM. Kegiatan ini diikuti seluruh peserta didik dengan teknisnya setiap hari hanya mendatangkan siswa 50%.
“Saat peserta didik datang pada pagi hari, sebelum kegiatan simulasi berlangsung para peserta didik diukur suhunya kemudian diarahkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun, Kemudian menuju kelasnya masing-masing untuk mengikuti pembelajaran dari jam 07.30 hingga 10.30 Wita. Setiap kelas maksimal 15-17 orang, Jadi diatur jarak tiap bangku dan satu bangku diperuntukan hanya untuk satu orang,” terangnya.
Bapak Abdullah, S. Ag., selaku Wakil Kepala Kurikulum MTsN 1 Paser mengungkapkan bahwa kesiapan MTs Negeri 1 Paser dalam melaksanakan PTM sudah sangat siap, “dengan sudah menyiapkan segala sesuatunya, tempat cuci tangan, alat cek suhu, jalur masuk dan keluar siswa, WC yang sudah di tentukan dengan nama-nama tiap siswa” ungkapnya.
Sementara itu Muhammad Naswan Najid, salah seorang peserta didik MTsN 1 Paser kelas VIII E mengaku sangat senang bisa bertemu teman-temannya lagi setelah lama belajar di rumah. Ia mengaku sudah tidak sabar untuk segera belajar tatap muka. ”Saya berharap keadaan normal lagi, sehingga bisa belajar seperti biasa lagi,” tutupnnya.
Adapun rencana pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) akan dilaksanakan hari senin (22/11) dengan 50% belajar di madrasah dan 50% nya masih belajar dari rumah. (lam)
