Paser (Madrasah) – Tidak henti-hentinya Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser melakukan inovasi, kali ini melalui Perpustakaan Abwaabul Uluum MTsN 1 Paser yang menerapkan absen sidik jari (finger print) bagi seluruh peserta didik, Selasa (27/04/2022).
Fingerprint merupakan metode sistem absensi yang diharapkan mampu merekam pengunjung perpustakaan Abwaabul Uluum setiap harinya. Fingerprint merupakan aplikasi absensi yang difungsikan untuk memudahkan manajemen data kehadiran siswa sekaligus database madrasah berbasis teknologi sidik jari.
Menurut Kepala Perpustakaan Abwaabul Uluum MTsN 1 Paser Samsyianah, penerapan fingerprint ini dimaksudkan agar nantinya menghindari penumpukan pengunjung dimeja pelayanan dan juga sebagai upaya pendigitalisasian perpustakaan Abwaabul Uluum.
“Kalau biasanya pengunjung perpustakaan datang kemudian mencatat kehadiran di buku pengunjung, nah sekarang lebih mudah, cukup absensi di fingerprint karena sebelumnya sidik jari anak-anak sudah direkam”, ungkap Samsyianah.
Salah seorang siswa kelas 7F, Muhammad Adib Azmi yang melakukan perekaman sidik jari menuturkan, sangat antusias dengan absensi fingerprint ini dan bangga bersekolah di MTsN 1 Paser.
“Saya merasa sangat bangga bersekolah di MTsN 1 Paser ini, selain lingkungannya bersih, juga banyak penerapan teknologi yang memudahkan siswa seperti di perpustakaan ini, semoga nantinya saya tambah rajin ke perpustakaan”, harap Adib
Pelaksanaan perekaman sidik jari ini berlangsung sejak tanggal 26 April hingga 27 April 2022, setalah perekaman sidik jari ini maka absen manual di Perpustakaan Abwaabul Uluum MTsN 1 Paser sudah tidak berlaku lagi. (fr)
