Samarinda (Madrasah) – Bertempat di Aula Kerukunan Lantai II Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Pendidik sekaligus Kepala Perpustakaan Abwaabul ‘Uluum Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser Samsyianah ikuti Bimbingan Teknis Peningkatan kompetensi Kepala Perpustakaan / Pustakawan MIN, MTsN & MAN Se Kalimantan Timur yang diadakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah Pada Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Senin (20/02).
Pada kegiatan pembukaan tersebut, hadir kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Drs H. Abdul Khaliq, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H. Mohlis, dan Analis SDM Aparatur Ahli Muda / Ketua Tim Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Tenaga Kependidikan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, H. Bambang Agusta Hendri Harianto.
Mengutip berita humas kanwil kemenag kaltim, Dalam arahannya, Drs H. Abdul Khaliq mengatakan Kehidupan masyarakat sekarang ini telah mengalami suatu transformasi teknologi yang semakin canggih seperti internet of things (IoT), artificial intelegent (AI), dan robotika membawa suatu perubahan yang signifikan pada masyarakat.

“Dalam hal ini, peran perpustakan dan keberadaannya menjadi solusi dari perkembangan informasi yang masif dengan mengimplementasikan suatu prinsip layanan tanpa adanya diferensiasi dalam pemerolehan informasi sehingga setiap pemustaka mendapatkan akses yang sama, Penciptaan teknologi informasi dan digitalisasi dalam perpustakaan perlu untuk diimplementasikan terutama aspek layanannya,“ tuturnya.
“Percepatan Penerapan layanan perpustakaan digital pada perpustakaan yang ada di madrasah harus segera di tindak lanjuti, dan harus ada di madrasah,” tegas Kepala kanwil Kaltim.
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa Inilah saatnya para aktivis perpustakaan yang ada di madrasah mengganti isnpirasi, membangun inovasi dan membuat terobosan. Literasi digital menjadi salah satu bentuk upaya peningkatan kecakapan yang sangat penting.
Sementara itu Samsyianah mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi madrasah dalam melaksanakan perpustakaan digital, dirinya mengaku sangat bersemangat dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini.
“Tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan mengenai SLiMS 9 Bulian sebagai salah satu software pengelola perpustakaan, fitur apa saja yang dimiliki, keunggulannya serta mampu mengoptimalkan pemanfaatan software ini. Semoga dengan mengikuti kegiatan ini saya dan semua peserta disini dapat mengaplikasikannya di madrasah masing-masing” harapnya.
Kegiatan ini dilaksanakan secara Hybrid dimulai tanggal 20 Februari s.d 3 Maret 2023. dengan pertemuan 2 hari tatap muka, 5 hari pembelajaran mandiri dan 2 hari melalui video confrens yaitu Evaluasi & RTL. (af)
