Paser (Madrasah) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser kembali menguatkan pembinaan karakter religius peserta didik melalui kegiatan kultum pagi yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, usai rangkaian tadarus Al-Qur’an dan sholat dhuha berjamaah. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.
Pada kesempatan tersebut, kultum disampaikan oleh Muhammad Iqbal Alfarooq, salah satu peserta didik MTsN 1 Paser. Dalam kultumnya, ia mengangkat tema tentang bahaya ghibah (menggunjing) yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan remaja.
“Ghibah adalah perbuatan yang sering dianggap sepele, padahal sangat dibenci oleh Allah. Membicarakan keburukan orang lain, meskipun itu benar, tetap termasuk dosa dan dapat merusak persaudaraan,” tutur Muhammad Iqbal Alfarooq dalam penyampaiannya.
Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk menjaga lisan, memperbanyak dzikir, serta mengganti kebiasaan membicarakan orang lain dengan saling menasihati dalam kebaikan.
Sementara itu, Pembina Keagamaan MTsN 1 Paser, Abdullah, mengapresiasi keberanian dan isi kultum yang disampaikan oleh peserta didik tersebut. Menurutnya, kegiatan kultum merupakan sarana efektif untuk melatih mental, dakwah, serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia sejak dini.
“Kultum pagi ini bukan hanya melatih keberanian peserta didik untuk berbicara di depan umum, tetapi juga menjadi pengingat bersama agar kita senantiasa menjaga lisan dan akhlak, karena dari situlah karakter seorang muslim tercermin,” ujar Abdullah.
Melalui kegiatan rutin tadarus, sholat dhuha berjamaah, dan kultum pagi, MTsN 1 Paser terus berkomitmen menciptakan lingkungan madrasah yang religius, nyaman, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang berakhlakul karimah. (ah)
