Adakan Tindak Lanjut KMA 624, Kasi Pendmad Kanwil Kemenag Kunjungi MTsN 1 Paser

Informasi Umum
0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

Paser (Madrasah) – Bertempat di ruang kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser, Kepata Bagian Tata Usaha H. Salim, S.Ag., Ketua Penjamin mutu MTsN 1 Paser Saripuddin, S.Ag., dan wakil kepala madrasah bidang kesiswaan Muhammad Kholiq, S.Ag., terima kunjungan dari Kantor Wilayaha Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kepala Seksi pada bidang Madrasah Abdul Syahid, S.Ag., M.Pd pada Kamis (24/03).

Tujuan kedatangan Abdul Syahid yakni meninjau tindak lanjut sosialisasi KMA 624 Tahun 2021 dan Supervisi Pembelajaran. Dalam arahannya beliau mengatakan dalam rangka penjaminan mutu pembelajaran. Untuk mewujudkan pembelajaran yang kreatif dan inovatif di Madrasah diperlukan regulasi supervisi pembelajaran sebagai upaya penjaminan mutu pembelajaran yang mampu memberi ruang tumbuhnya kreasi dan inovasi dalam menyelenggarakan pembelajaran sesuai kebutuhan kehidupan abad 21. 

“KMA 624 Tahun 2021 merupakan Pedoman Supervisi Pembelajaran pada Madrasah sebagai acuan/pedoman pelaksanaan supervisi pembelajaran di Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)” ucapnya.

Lanjutnya, Abdul Syahid mengatakan, bahwa ruang lingkup supervisi pembelajaran meliputi supervisi perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan analisis serta tindak lanjut hasil supervisi pembelajaran.

Sementara itu Kepala TU MTsN 1 Paser H. Salim menyambut hangat kedatangan Abdul Syahid di MTsN 1 Paser, menurutnya dengan adanya kunjungan ini memotivasi keluarga besar MTsN 1 Paser untuk terus dapat memajukan pembelajaran di era kehidupan abad 21 ini.

“Masa pandemi ini dapat dianggap sebagai momen langka yang tidak boleh dilewatkan, oleh karenanya pendampingan di madrasah dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menghasilkan praktik – praktik baik yang inovatif, juga penelitian-penelitian sederhana yang bermanfaat.  Yang harus dilakukan para praktisi pendidikan adalah mengelaborasikan tugas masing-masing sehingga supervisi berhasil dan bernilai lebih,  yang ujungnya adalah terwujudnya substansi supervisi yang berorientasi pada pembentukan karakter anak didik yang kuat” tutupnya. (akh)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %