Paser (madrasah) – Bertempat di aula pertemuan Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tanah Grogot, dua guru Bimbingan Konseling (BK) Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser, Bapak Baihaki, S. Pd. I dan Mega Oktavyani, S. Pd ikuti kegiatan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Paser dengan tema “Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Pada Guru BK SMP/MTs Kabupaten Paser”, Pada hari Sabtu, 28 Agustus 2021 pukul 08:00 Wita.
Kegiatan ini dihadiri dan didampingi langsung oleh Ibu Ida Rusdianti selaku Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser. Dalam sambutannya beliau mengatakan, sangat antusias dan bangga dengan adanya kegiatan pembuatan video belajar dari guru-guru BK ini.
“Saya senang dan bangga dengan adanya pelatihan pembuatan video di MGBK seperti ini, bahwasanya kita sekarang bukan lagi berada di era pendidikan 4.0, tetapi kita sekarang berada di era pendidikan revolusi di 5.0 artinya pendidikan nasional berbasis teknologi dan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat menciptakan sekolah dan ataupun kelas masa depan” ungkapnya.

Sementara itu Narasumber pada kegiatan ini disampaikan oleh ibu Ernawati S.Pd, beliau menyampaikan materi tentang persiapan pembuatan video.
“Teknik Berbicara di Depan Kamera, Tips berbicara di depan kamera, Persiapan Shooting Video dengan Handphone, Pengaturan komposisi, Membuat video saat tatap muka dan lain lain” jelasnya.
Saat dihubungi tim humas matsaone, Ibu Mega Oktavyani, S. Pd mengungkapkan Peran Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru yang tergabung dalam wadah kegiatan tersebut bisa saling bertukar informasi tentang pembelajaran. “Dengan semakin banyaknya informasi pembelajaran yang diperoleh, maka akan semakin meningkat pula mutu proses pembelajaran. Pembelajaran meningkat, bila mutu guru meningkat” tegasnya.
Diakhir wawancaranya Mega Oktavyani mengatakan sangat senang adanya kegiatan pada hari ini, karna dengan judul pelatihan pembuatan video bisa menambah wawasan dan bisa menjadi lebih kreatif dalam melaksanakan layanan BK untuk kedepannya.

Kegiatan ini sangat luar biasa walaupun di pagi hari hujan deras. Terlihat ada Ada 34 guru BK se Kabupaten Paser yang hadir mengikuti kegiatan ini. (akh/mo)
