Paser (Madrasah) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser mengadakan pembinaan guru dan tenaga kependidikan dengan mengusung tema “Mengimplementasikan Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama, di Ruang Pertemuan MTsN 1 Paser, pada Sabtu (13/08) yang di narasumberi oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam arahannya saat menyampaikan meteri pembinaan guru dan tenaga kependidikan Kepala Bidang Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, H. Mohlis, S.Ag, MM menekankan beberapa aspek yang menjadi kunci sukses seorang tenaga pendidik menjadi guru di Madrasah.
“Attitude, Knowledge, Skill dan Inovasi, ke-4 Aspek tersebut merupakan pegangan yang harus di pahami oleh guru – guru sehingga misi seorang guru jelas dalam mendidik dan membina. Dan seorang guru harus tetap update info baik di dunia internet maupun di lingkungan Kementerian Agama,” ujarnya.
Attitude merupakan kunci utama seorang guru, mulai dari segi penampilan, perilaku dan perkataan seorang guru harus baik dan meyakinkan, sebagus apapun prestasi seorang guru tapi kalau tidak ada Attitude maka guru tersebut belum sukses menjadi seorang tenaga pendidik, kemudian di tambah lagi dengan knowledge atau pengetahuan, di mana guru ibarat sumur yang menjadi sumber air yang mengalirkan ilmu kepada siswanya. Selanjutnya skill dan inovasi harus terus di asah oleh seorang guru, salah satu caranya adalah dengan aktif mengikuti kegiatan kelompok belajar seperti MGMP dan lain sebagainya, Ungkap Mohlis.
Lebih lanjut H. Mohlis juga menyampaikan bahwa saat ini ada 3 program unggulan yang menjadi jargon dari bidang Madrasah yakni Merdeka belajar, Moderasi dan Literasi. Beliau berharap tiga Aspek tersebut dapat di terapkan di seluruh Madrasah lebih khususnya di MTsN 1 Paser, sehingga proses belajar mengajar menjadi menyenangkan dan berkesan.
“Kemajuan teknologi pada saat ini telah berkembang pesat, namun peran guru sampai kapanpun tidak bisa digantikan. Oleh karena itu, guru harus menjadi aktor utama dalam proses pembelajaran,” tambahnya.
Beliau juga mengatakan bahwa guru harus menjadi pelopor di Madrasah, yaitu pelopor Kebersihan, Pelopor Kedisiplinan dan Pelopor inovasi.
“Dengan mengaplikasikan tiga pelopor tadi, Mari kita mensinergikan tugas dan fungsinya sebagai guru agar semua bisa tercapai dengan baik, semua berjalan seimbang terutama pendidikannya, sehingga karakter anak didik bisa terwujud dan diimplementasikan dalam masyarakat sesuai dengan tujuan negara yaitu pembentukan karakter bangsa akan tercapai,” ungkap Mohlis.
Selain itu, beliau juga mengajak kepada seluruh civitas MTsN 1 Paser untuk mewujudkan madrasah berprestasi, berbasis lokal dan berwawasan global serta berusaha untuk melakukan perubahan lebih baik guna melahirkan peserta didik yang berkualitas.
“Guru harus mengajar dengan hati dan memberikan contoh berperilaku yang baik kepada peserta didik dan meningkatkan pelayanan pembelajaran yang maksimal demi mewujudkan madrasah yang berprestasi, berbasis lokal berwawasan global,” tuturnya.
Dalam kegiatan ini Hadir pula Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kab. Paser, Saripuddin,SE, MM , Kepala MTsN 1 Paser Ridayatullah, S.Pd , Kepala TU H. Salim, S.Ag, seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 1 Paser. (mj)
