Paser (Madrasah) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser melaksanakan pisah kenang siswa-siswi kelas IX Tahun Ajaran 2021/2022 di gedung Awa Mangkuruku. Acara pisah kenang ini, merupakan bentuk rasa syukur dan kenang-kenangan yang diberikan kepada siswa-siswi kelas IX dan orang tua siswa, Jumat (27/05).
Saat dikonfirmasi tim humas matsaone, Lisa Andriyani salah satu pembina musikalisasi puisi menyebutkan ada banyak penampilan yang di tampilkan pada acara pisah kenang tersebut diantaranya ada musikalisi puisi.
“Musikalisasi puisi adalah puisi yang dinyanyikan dengan iringan musik, Musikalisasi puisi digunakan untuk membuat pembacaan puisi jauh lebih menarik serta ekspresif. Puisi tersebut bisa juga dibawakan dengan cara dinyanyikan atau diberi iringan musik yang sesuai dengan isi puisi tersebut. Bisa menggunakan gitar, piano atau alat musik lainnya yang sesuai dengan isi puisi tersebut,” jelasnya.
Menariknya, di musikalisasi puisi yang ditampilkan di acara pisah kenang kelas IX kali ini, berbeda dari yang penah dilihat, didengar atau di tonton di sosial media. Karena di dalam penampilan tersebut kami memasukkan lagu yang diciptakan oleh Husaini guru Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN 1 Paser dengan judul terimakasih guruku.
“Jadi, lagu ini dinyanyikan setelah pembacaan puisi selesai. Menariknya lagi, lagu ini diiringi oleh 6 orang baking vokal yang cukup membantu penyanyi utama lebih maksimal dalam menyanyikan lagu tersebut” tambahnya.
Lebih lanjut Lisa menjelaskan Puisi tersebut dibacakan oleh Khairunnisa, Aprilia Wulandari, dan Fatir berjudul “Detik Akhir” yang diciptakan langsung oleh Tim guru Bahasa Indonesia MTsN 1 Paser.
“Kami selaku pembina merasa senang dan bangga atas penampilan tim musikalisasi puisi, penampilannya sangat luar biasa apalagi diisi dengan petikan gitar oleh Muhammad Melcyno siswa kelas 7E dan lagu dinyanyikan oleh Dyna Nur Fakhrina siswi kelas 9A,” tuturnya
Diakhir wawancaranya, Lisa dan tim guru Bahasa Indonesia MTsN 1 Paser merasa sangat kehilangan atas lulusnya Fatir, Khairunisa dan Dyna Nur Fakhrina karena mereka adalah siswa-siswi kelas 9 yang berprestasi dan memiliki talenta seni yang baik.
“Semoga di sekolah yang baru nanti mereka mampu terus mengukir prestasinya dan mengasah kemampuannya, amin,” harapnya.
Sementara itu Kepala MTsN 1 Paser, Ridayatullah mengatakan sangat berterimakasih atas kerja keras dari teman-teman panitia, dalam mensukseskan acara syukuran dan pisah kenang tersebut.
“Bapak dan ibu sangat hebat dan luar biasa. Semoga penampilan-penampilan terbaik ini bisa kita tampilkan lagi di kegiatan-kegiatan berikutnya dan semoga kita akan terus mendapatkan bibit yang luar biasa dan mampu mengasah kemampuan anak-anak didik kita.” Tutup bapak yang berparas kharismatik tersebut. (la)
Kontributor: Humas MTsN 1 Paser
