Paser (Madrasah) – Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Penyusunan Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) Literasi dan Numerasi yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (14/02). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun soal berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi sesuai dengan tuntutan kurikulum dan asesmen nasional.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Arini Hasanah selaku perwakilan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas asesmen di madrasah melalui penyusunan soal yang tidak hanya mengukur kemampuan mengingat, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.
“Penguatan literasi dan numerasi menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Guru diharapkan mampu merancang soal HOTS yang kontekstual, menantang, serta mendorong peserta didik berpikir kritis dan solutif,” ujarnya.
Kepala MTsN 1 Paser, Ridayatullah, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam menyusun instrumen penilaian yang berkualitas.
“Pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Kami berharap seluruh pendidik dapat mengimplementasikan hasil pelatihan dalam penyusunan soal yang berorientasi pada penguatan literasi dan numerasi, sehingga peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis dan adaptif,” ungkap Ridayatullah.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang konsep dasar HOTS, karakteristik soal literasi dan numerasi, teknik penyusunan stimulus yang kontekstual, serta praktik langsung menyusun dan mereviu soal. Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab aktif dari para peserta.
Dilain tempat, salah satu pendidik MTsN 1 Paser, Jubaidah, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Melalui kegiatan ini, kami semakin memahami perbedaan soal LOTS dan HOTS. Kami juga mendapatkan contoh-contoh konkret penyusunan soal literasi dan numerasi yang aplikatif. Ini tentu akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran di kelas,” tuturnya.
Dengan mengikuti pelatihan ini, MTsN 1 Paser menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui penguatan kompetensi guru dan implementasi pembelajaran berbasis HOTS, literasi, dan numerasi. (ah)

Start earning passive income—become our affiliate partner!
Drive sales and watch your affiliate earnings soar!