Paser (madrasah) – Setelah peserta didik melaksanaan ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Seluruh pendidik dan tenaga pendidik Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser laksanakan uji coba survei lingkungan belajar Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang diselenggarakan oleh Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Selasa (05/10).
Kepala bagian tata usaha, Bapak H. Salim, S. Ag menjelaskan bahwan Asesmen Kompetensi Minimum lingkungan belajar adalah penilaian lingkungan belajar di sekolah atau madrasah yang dapat memetakan kualitas pembelajaran sekolah-sekolah di daerah berdasarkan kompetensi minimum yang harus dipersiapkan.
“Adapun dalam survei tersebut terdiri dari 62 soal yang harus dijawab, diantaranya terdiri dari soal kemampuan guru dalam mengajar, pengetahuan tentang kemampuan belajar siswa, penilaian terhadap sekolah beserta strukturnya, dan pemahaman pribadi guru mengenai ideologi kebangsaan” jelasnya.
Sementara itu kepala madrasah, Bapak Ridayatullah, S. Pd mengatakan tujuan diselenggarakannya survei ini adalah agar program peningkatan kompetensi guru menjadi lebih terarah, harapannya dengan adanya uji coba survei belajar AKM ini dapat meningkatkan kompetensi guru di MTsN 1 Paser.
“Asesmen tersebut akan memberikan refleksi bagi guru supaya tahu kekurangannya, sehingga guru tersebut mampu meningkatkan kompetensi baik oleh dirinya sendiri maupun membantu guru lainnya dalam peningkatan profesionalitasnya. Kerjakanlah dengan sebaik-baiknya, perbanyak membaca, ini tentang wawasan guru dan kepala madrasah” kata beliau.
Diketahui, Pelaksanaan uji coba survei lingkungan belajar AKM ini bertempat di Laborotorium Komputer MTsN 1 Paser dilaksanakan secara daring (online) dan dilakukan menggunakan komputer yang ada. (akh)
