Paser (Madrasah) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Paser menjadi titik lokasi pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Paser dan DWP Rumah Sakit Panglima Sebaya dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pendidikan Inklusi: Mengenal Potensi Anak, Sabtu (12/09), yang berlangsung di Aula MTsN 1 Paser.
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus penguatan pemahaman bagi para pendidik dalam mengenali karakter, kebutuhan, serta potensi setiap anak. Pendidikan inklusi tidak hanya berbicara tentang memberikan kesempatan belajar yang sama, tetapi juga bagaimana lingkungan pendidikan mampu memahami dan mengembangkan keunikan setiap peserta didik. Untuk memperkaya wawasan peserta, kedua DWP menghadirkan Psikolog Indah Pratiwi, M.Psi., Psikolog sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya melihat anak berdasarkan potensi dan kebutuhan masing-masing.
“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Tugas kita bukan membandingkan anak satu dengan lainnya, tetapi mengenali kekuatannya, memahami kebutuhannya, dan memberikan ruang agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.” Ujar Indah Pratiwi, M.Psi., Psikolog.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Paser, Agung dari Pendidikan Madrasah, serta para guru RA, MI, MTs, dan MA se-Kecamatan Tanah Grogot. Kehadiran para pendidik dari berbagai jenjang madrasah dan raudhatul athfal diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, inklusif, dan mampu mengakomodasi keberagaman karakter serta potensi peserta didik.
Sementara itu Kepala Madrasah H. Abd. Gafur Yusuf mengatakan, menjadi tuan rumah kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Kabupaten Paser.
“Mengenal Potensi, Memahami Perbedaan, dan Memberi Ruang untuk Berkembang, menjadi semangat yang diharapkan terus tumbuh dalam penerapan pendidikan inklusi di lingkungan madrasah” tutupnya. (ah)
